Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 Gerakan Pendidikan Jasmani di Sekolah Dasar yang Dapat Diajarkan Anak Didik

 Pendidikan jasmani di sekolah dasar mengajarkan mengenai cara untuk mencapai hidup yang sehat melalui kegiatan olahraga atau gerak motorik. Gerakan-gerakan yang diajarkan dalam pendidikan jasmani dapat meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh serta manfaat lainnya.

Namun bisa saja, jika gerakan pendidikan jasmani dilakukan secara asal maka dapat menimbulkan efek cidera yang tentu dapat menghambat aktivitas dalam berolahraga. Apalagi cedera itu terletak pada persendian tentunya dapat membahayakan.

gerakan pendidikan jasmani

Untuk itu pentingnya pengawasan oleh guru dalam lingkup sekolah dasar, untuk mengajarkan gerakan-gerakan yang baik dan benar. Agar para anak didik senantiasa mengikuti kegiatan pendidikan jasmani dengan baik tanpa mengalami masalah sedikitpun.

Lantas apa saja gerakan pendidikan jasmani di sekolah dasar yang dapat dilakukan oleh para anak didik? Nah mungkin contoh gerakan-gerakan yang ada di dalam pendidikan jasmani dalam penjelasan di bawah ini dapat dijadikan sebagai acuan.

Contoh Gerakan Pendidikan Jasmani di Sekolah Dasar

Adapun beberapa contoh gerakan pendidikan jasmani di sekolah dasar yang dapat diajarkan kepada para anak didik melalui guru, antara lain:

1. Jogging (Lari Santai)

Jogging atau biasa disebut lari santai merupakan salah satu gerakan pendidikan jasmani yang dapat diajarkan oleh para guru kepada anak didik. Biasanya lari santai ini dilakukan ketika setelah melakukan pemanasan dengan jarak yang cukup dekat serta menganut sistem putaran. Lari santai ini akan melatih otot kaki serta kekuatan persendian kaki agar lebih kuat dan lentuk. Sehingga dapat fleksibel ketika berjalan, bergerak, dan berlari.

Selain itu lari santai juga akan melancarkan peredaran darah dalam tubuh serta melatih pernapasan juga. Begitu banyak manfaat dari lari santai ini atau yang kita kenal jogging. Untuk itu para guru dapat memberikan lari santai sebagai gerakan pada pendidikan jasmani di sekolah dasar.

2. Squat Jump

Squat Jump juga merupakan salah satu gerakan yang melatih kekuatan otot kaki. Intensitas yang diberikan untuk gerakan ini dalam pendidikan jasmani di sekolah dasar biasanya berkisar 8-10 saja dengan pengulangan dua kali. Dimaksudkan intensitas tersebut agar para anak didik tidak mengalami cedera dan pemberian porsi hitungan disesuaikan dengan daya ketahanan otot yang dimilikinya.

Manfaat dari squat jump selain menambah kekuatan otot kaki akan meningkatkan fleksibilitas sendi lutut untuk bergerak serta mengatasi pengeroposan sendi lutut secara dini. Maka gerakan ini termasuk gerakan yang wajib diberikan saat pendidikan jasmani di sekolah dasar.

3. Push Up

Push Up merupakan salah satu gerakan pendidikan jasmani yang bertujuan untuk melatih kekuatan otot tangan. Biasanya gerakan ini dilakukan dengan hitungan dengan maksimal 10x untuk anak setingkat sekolah dasar. Push Up akan meningkatkan kekuatan otot lengan, otot bahu, dan kekuatan jari.

Push Up menjadi gerakan dasar pendidikan jasmani di sekolah dasar yang wajib untuk dilakukan. Selain manfaatnya yang begitu penting, biasanya pemberian materi pendidikan jasmani di sekolah dasar hanya berfokus pada latihan untuk meningkatkan daya tahan tubuh atau kekuatan kaki saja.

4. Sit Up

Sit Up merupakan salah satu gerakan pendidikan jasmani guna melatih kekuatan otot perut. Gerakan ini melatih otot perut. Selain itu gerakan ini juga akan melancarkan sistem pencernaan. Sit Up menjadi gerakan dasar pendidikan jasmani yang dapat diterapkan kepada anak didik oleh guru. Lakukan intensitas hitungan maksimal 8 – 10 dengan pengulangan 2x.

Walaupun banyak anak didik yang tidak menyukai latihan Sit Up yang dinilai berat oleh para anak didik,namun ini juga bagus untuk melatih ketahanan tubuh serta kekuatan otot perut. Agar membuat tubuh semakin sehat dan mampu menjalankan aktivitas-aktivitas di setiap harinya.

5. Zig Zag

Sebenarnya zig zag juga termasuk dalam latihan gerakan lari yang ada dalam pendidikan jasmani. Zig zag ini merupakan gerakan yang bertujuan melatih kelincahan, kekuatan fokus, dan kekuatan otot kaki. Zig zag juga biasanya diterapkan dalam permainan bola kasti, sepakbola, dan basket sebagai salah satu latihan untuk melatih kelincahan gerak.

Tidak semua orang memiliki kelincahan gerak, maka dalam pendidikan jasmani di sekolah dasar gerakan zig zag sebagai latihan motorik untuk anak didik guna meningkatkan kelincahan gerak tubuh.

6. Kayang

Gerakan yang satu ini juga masuk dalam pendidikan jasmani di sekolah dasar. Gerakan kayang berfungsi melatih keseimbangan tubuh. Kayang masuk dalam kategori senam lantai yang juga diajarkan baik di sekolah dasar sampai tingkat menengah atas.

Kayang sendiri juga menjadi salah satu gerakan yang kelihatannya simpel dan mudah dilakukan, namun memiliki tingkat kesulitan yang lumayan bagi para anak didik. Karena sebelum melakukan kayang, anak didik dituntut untuk fokus dan tumpuan tangan harus sejajar dan kuat. Jika tidak maka gerakan kayang akan berbelok dan jatuh di samping matras bukan di atas matras. Itulah 6 gerakan pendidikan jasmani di sekolah dasar yang dapat diajarkan kepada para anak didik oleh guru pendidikan jasmani. Semoga Bermanfaat.

Posting Komentar untuk "6 Gerakan Pendidikan Jasmani di Sekolah Dasar yang Dapat Diajarkan Anak Didik"